Pages

Wednesday, 20 April 2011

roti gosong

Ketika aku masih anak
perempuan kecil, ibu suka
membuat sarapan dan makan
malam. Dan suatu malam,
setelah ibu sudah membuat
sarapan, bekerja keras
sepanjang hari, malamnya
menghidangkan sebuah piring
berisi telur, saus dan roti
panggang yang gosong di
depan meja ayah.
Saya ingat, saat itu menunggu
apa reaksi dari orang-orang di
situ!
Akan tetapi, yang dilakukan
ayah adalah mengambil roti
panggang itu, tersenyum pada
ibu, dan menanyakan kegiatan
saya di sekolah. Saya tidak
ingat apa yang dikatakan ayah
malam itu, tetapi saya
melihatnya mengoleskan
mentega dan selai pada roti
panggang itu dan menikmati
setiap gigitannya!
Ketika saya beranjak dari meja
makan malam itu, saya
mendengar ibu meminta maaf
pada ayah karena roti
panggang yang gosong itu.
Dan satu hal yang tidak
pernah saya lupakan adalah
apa yang ayah katakan:
"Sayang, aku suka roti
panggang yang gosong."
Sebelum tidur, saya pergi
untuk memberikan ciuman
selamat tidur pada ayah. Saya
bertanya apakah ayah benar-
benar menyukai roti panggang
gosong.
Ayah memeluk saya erat
dengan kedua lengannya yang
kekar dan berkata, "Debbie,
ibumu sudah bekerja keras
sepanjang hari ini dan dia
benar-benar lelah. Jadi
sepotong roti panggang yang
gosong tidak akan menyakiti
siapa pun!"
Apa yang saya pelajari di
tahun-tahun berikutnya
adalah belajar untuk
menerima kesalahan orang
lain, dan memilih untuk
merayakan perbedaannya -
adalah satu kunci yang sangat
penting untuk menciptakan
sebuah hubungan yang sehat,
bertumbuh dan abadi.


by : azim

10 hal yang tak bisa dibeli dengan uang

UANG memang penting dalam
kehidupan, tanpa alat tukar ini
kita tak akan bisa memenuhi
kebutuhan hidup. Uang membuat
kita bisa melakukan banyak hal
dibandingkan jika kita tak
memilikinya. Tetapi sepenting-
pentingnya uang, sebanyak apa
pun pundi-pundi uang Anda, ada
hal-hal yang tak bisa dibeli
olehnya.

1. KEHILANGAN WAKTU
 Uang tak
akan mengembalikan waktu yang
telah berlalu. Setelah hari
berganti, waktu 24 jam tersebut
akan hilang dan tak akan pernah
kembali. Karena itu gunakan
setiap kesempatan yang ada
untuk menyatakan perhatian dan
kasih sayang Anda pada orang
tercinta, sebelum waktu itu
berlalu.

2. KEBAHAGIAAN
 Memang
kedengarannya klise, uang tak
bisa membeli kebahagiaan. Tapi
inilah kenyataannya. Uang
memang bisa membuat Anda
merasa senang karena bisa
membiayai liburan, membeli
elektronik terkini, atau mobil
paling cepat. Tapi setumpuk uang
tak kan pernah bisa
menghadirkan kebahagiaan yang
nyata yang berasal dari dalam
hati kita. Kebahagiaan jenis ini
hanya datang dari hubungan
yang membahagiakan serta
dukungan dan cinta dari
keluarga.

3. KEBAHAGIAN ANAK
Untuk
memberikan sandang dan pangan
yang layak kepada buah hati
memang dibutuhkan uang. Tapi
uang tak bisa memberikan rasa
aman, tanggung jawab, sikap
yang baik, serta kepandaian,
pada anak-anak. Hal itu
merupakan buah dari waktu dan
perhatian yang Anda curahkan
untuk mereka dan hal-hal baik
yang Anda ajarkan. Uang
memang membantu kita
memenuhi beberapa aspek
pengasuhan, tapi waktu telah
membuktikan bahwa kebutuhan
dasar tiap anak adalah berapa
banyak waktu yang diberikan
orang tuanya, bukan uangnya.

4. CINTA
Ini satu hal klise lainnya,
cinta tak bisa dibeli dengan uang,
tapi akuilah hal itu benar. Dengan
uang kita bisa membuat orang
tertarik, tapi cinta berasal dari
rasa saling menghargai, perhatian,
berbagi pengalaman, dan
kesempatan untuk berkembang
bersama. Itu sebabnya banyak
pasangan yang menikah karena
uang, tak bertahan lama.

5. PENERIMAAN
Untuk diterima
oleh lingkungan pergaulan, Anda
tak butuh uang. Bila Anda ingin
diterima, fokuskan energi Anda
untuk membuat diri Anda
berharga bagi lingkungan sekitar
dengan menjadi teman dalam
suka dan duka.

6. KESEHATAN
 Kita butuh uang
untuk mengongkosi biaya
perawatan dan membeli obat,
tapi uang tak bisa menggantikan
kesehatan yang hilang. Itu
sebabnya pepatah lebih baik
mencegah daripada mengobati
sebaiknya kita terapkan. Mulailah
berolah raga, berhenti merokok,
dan banyak hal lain yang pasti
sudah Anda tahu.

7. KESUKSESAN
 Beberapa orang
memang ada yang mencapai
kesuksesan dengan menyuap,
tapi ini adalah pengecualian.
Kesuksesan hanya berasal dari
kerja keras, kemauan, dan sedikit
kemujuran. Ada aspek kecil dari
usaha menuju sukses yang bisa
didapatkan dengan uang,
misalnya mengikuti pelatihan atau
membeli peralatan, tapi sukses
lebih banyak berasal dari usaha
yang Anda lakukan sendiri.

8. BAKAT
 Kita dilahirkan dengan
bakat tertentu. Dengan uang,
yang bisa kita lakukan adalah
mengasah bakat tersebut,
misalnya belajar musik. Namun
para ahli mengatakan, untuk
menjadi ahli di bidangnya, kita
membutuhkan bakat.

9. SIKAP YANG BAIK
 Banyak
orang yang kaya raya tapi
sikapnya kasar dan ucapannya
sinis. Tak sedikit orang sederhana
yang tutur katanya sopan dan
menunjukkan rasa hormat pada
orang lain. Jadi, jumlah uang
yang dimiliki bukan penentu sikap
atau manner seseorang.

10. KEDAMAIAN
 Bila uang bisa
membeli kedamaian, barangkali
kita tak lagi mendengar tentang
perang. Justru yang sering terjadi
sebaliknya, uang lah yang
menjadi sumber pertikaian dan
permusuhan.

BURUNG EMAS DI SANGKAR TOLOL



Engkau selalu bertanya kepada burung-burung, tanpa engkau sadari bahwa engkau selalu bertanya kepada burung-burung:


"Milik siapakah kalian?"


Dan burung-burung selalu menjawab:

"Pemilik kami Tuhan
kami, namun Ia meminjamkan diri
kami ini kepada kami, kemudian
kami pinjamkan diri kami kepada
kumpulan manusia yang menghuni tanah dan padang-
padang di mana kami
beterbangan mencari makan"

Seterusnya engkau bertanya:

"Kapan kalian akan
mengembalikan diri kalian kepada Tuhan, dan kapan kumpulan
manusia itu akan mengembalikan
diri kalian kepada diri kalian?"

Burung-burung menjawab:



"Setiap saat, kapan pun saja, kami siap mengembalikan diri kami kepada Pemiliknya. Namun kami tak bisa melakukannya, karena
manusia tidak mau
mengembalikan diri kami kepada
diri kami...."